...................

e
T shirt dengan desain simple dan buruk, tetapi dibuat dengan alat-alat modern oleh tangan terampil dari bahan berkualitas tinggi sehingga lebih "rock n' roll", nyaman dipakai, dan pastinya awet..!!!

Rabu, 02 November 2011

SEX PISTOLS t-shirts

       SEX PISTOLS adalah salah satu kelompok musik punk rock yang paling berpengaruh dari Inggris. Mereka didirikan pada tahun 1972 sebagai The Strand (merujuk kepada sebuah lagu oleh Roxy Music), oleh Paul Cook (drums), Steve Jones (vocals), dan Wally Nightingale (guitar). Selain itu anggota-anggota awal lain meliputi Stephen Hayes (bass) dan Jim Mackin (organ). 

kode : SXP-003W
harga : 75 rb
Anggota :
Johnny Rotten – vocals (1975-1978, 1996, 2002, 2003)
Steve Jones – guitar (1975-1978, 1996, 2002, 2003)
Glen Matlock – bass (1975-1977, 1996, 2002, 2003)
Paul Cook – drums (1975-1978, 1996, 2002, 2003)
Sid Vicious – bass (1977-1978)

       Sebagai band yang paling radikal dari era 1970-an, Sex Pistols menjadi ikon punk yang sangat berpengaruh dan dikenal luas. Citra, musik dan lirik mereka yang vulgar namun penuh dengan humor meninggalkan kesan yang dalam ke masyarakat melalui karir yang singkat. Meskipun dilarang berputar di radio, single mereka "God Save the Queen" meroket sampai ke posisi no. 2 dan dipercayai banyak pihak sebagai posisi no. 1 jika tidak diintervensi. Nopember 2005, mereka dinobatkan ke Rock and Roll Hall of Fame namun mereka menolak untuk hadir dan mengirimkan sepucuk surat melalui faks yang memarahi kekomersilan institusi tersebut.


 kode : SXP-005W
harga : 75 rb
       Sex Pistols memainkan gig pertama di St. Martin’s School of Art di London pada Nopember 1975 dan melanjutkan pertunjukan-pertunjukan di kampus dan sekolah seni selama 1975 sampai 1976. Setelah itu, mereka mulai bermain di klub dan pub seperti 100 Club dan The Nashville. Pada September 1976, mereka tampil dalam konser pertama diluar Inggris dalam acara pembukaan klub De Chalet Du Lac di Paris. Setelah itu, band menjalankan tur pertama Inggris dari September hingga Oktober, termasuk pertunjukan di penjara Chelmsford. Saat itu Sex Pistols mulai menarik perhatian EMI.


 kode : SXP-002B
harga : 79 rb
       Setelah mengambil bagian dari festival punk pertama di London di 100 Club, Oxford Street, Sex Pistols menandatangani kontrak dengan EMI. Single pertama mereka, "Anarchy in the UK", dirilis 26 Nopember 1976 dan langsung menjadi sebuah simbol kemarahan yang penuh dengan energi. Meskipun ada anggapan band punk "tidak bisa" main, rekaman live Sex Pistols saat itu menunjukan mereka merupakan band live yang mantap.

kode : SXP-006B
harga : 75 rb
       Setelah selesainya "Anarchy Tour" pada Desember 1976, EMI merasa Sex Pistols terlalu berbahaya untuk tampil di Inggris. Mereka menciptakan beberapa gig di Paradiso di Amsterdam pada Januari 1977 untuk Sex Pistols. Sekembali ke London, band mendapat publisitas negatif dan EMI pun melepaskan mereka. Gig Paradiso merupakan gig terakhir Sex Pistols dengan Glen Matlock. Matlock dipecat bulan Pebruari dengan alasan “legendaris punk” karena menyukai The Beatles, meskipun dalam wawancara tahun 2002 Steve Jones mengungkapkan alasan sebenarnya adalah Matlock terlalu sering mencuci kaki, sedangkan Matlock sendiri mengatakan pengunduran itu atas kemauan diri sendiri (mungkin karena tidak cocok dengan Johnny Rotten). 

kode : SXP-006W
harga : 75 rb
       Posisi Matlock diisi Sid Vicious, teman Johnny Rotten dari The Flowers of Romance dan seorang penggemar besar Sex Pistols. Meskipun sangat terbatas kemampuan musikalnya, Sid Vicous direkruit McLaren karena memiliki penampilan dan "attitude" punk yang kental. Sid Vicious pertama kali tampil dengan Sex Pistols pada 3 April 1977 di Screen on the Green, London.
 
 kode : SDV-001W
harga : 85 rb
       Setelah ditendang EMI, Sex Pistols bergabung ke A&M pada 10 Maret 1977 dengan melakukan upacara penandatanganan diluar Buckingham Palace. Mereka kemudian berpesta ke kantor A&M dan secara vulgar mengotori ruang direksi. Akibat dari itu, A&M mengeluarkan Sex Pistols pada minggu berikutnya. Tanggal 12 Mei, Sex Pistols menandatangani kontrak ketiga dan terakhir dengan Virgin Records, dengan perjanjian pengontrolan artistik total oleh Virgin.

       Bulan itu, Sex Pistols merilis single kedua "God Save the Queen", sebuah lagu yang menyerang keluarga monarki. "God Save the Queen" langsung diblokir oleh Radio 1 milik BBC, namun single tersebut meroket ke posisi no. 2 di beberapa chart Inggris, meskipun ada chart yang mengosongkan posisi kedua mereka. Banyak pihak yang percaya dan menunjukan bukti bahwa single tersebut sebenarnya mencapai posisi no. 1, hanya diatur sedemikian rupa untuk menghindari pandangan negatif terhadap keluarga monarki.

kode : SXP-007W
harga : 79 rb

Diskografi :

Never Mind the Bollocks, Here's the Sex Pistols (28 Oktober 1977) # 1 UK, # 106 US
The Great Rock 'n' Roll Swindle (26 Februari 1979) # 7 UK
Some Product: Carri on Sex Pistols (wawancara dan radio spots) (27 Juli 1979) # 6 UK
Flogging a Dead Horse (kompilasi) (16 Februari 1980) # 23 UK
Kiss This: The Best of (10 Oktober 1992) # 10 UK
Filthy Lucre Live (24 Juni 1996) # 26 UK
Jubilee: The Best Of (27 Mei 2002) # 29 UK
Sex Pistols Box Set (2 Juni 2002)
Raw and Live (16 Februari 2004)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar